Kamis, 17 Maret 2011

kasus organisasi


KASUS ORGANISASI

Contoh kasus:
Budaya organisasi ini perlu untuk diketahui oleh pemimpin atau manager untuk memudahkan mereka dalam menentukan sikap, bagaimana mereka harus bertindak agar para anggotanya bisa diarahkan menuju suatu sikap dan perilaku yang akan berguna untuk mencapai tujuan organisasi.
Berkaitan dengan budaya organisasi tersebut, terdapat fenomena budaya organisasi pada organisasi pemerintahan. Adapun masalah yang muncul adalah disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang secara umum terkesan rendah yang akhirnya menghasilkan kinerja yang rendah pula. Misalnya saja kebanyakan kantor pemerintahan itu memiliki jam masuk pagi pukul 07.00 tapi kenyataannya dijalan-jalan atau angkutan umum sering ditemui beberapa orang dengan pakaian PNS pada jam tersebut. Gejala yang lain misalnya saja pada waktu kita pergi ke kantor kecamatan untuk mengurus KTP atau surat-surat penting lainnya misalnya, kadang kita menemui sistem pelayanan yang lama, dengan alasan masih banyak pekerjaan lain yang lebih penting yang masih menumpuk, akan tetapi dengan kita memberi suatu stimulus barulah kita mendapatkan pelayanan yang kita inginkan. Padahal fungsi dari organisasi pemerintahan itu tidak lain adalah untuk melayani kepentingan masyarakat luas. Kondisi tersebut dapat dikatakan sebagai pelanggaran terhadap disiplin kerja, karena para pegawai tersebut tidak bertindak atau bersikap sesuai dengan aturan dan prosedur yang telah ditetapkan oleh organisasi.

KONFLIK ORGANISASI


KONFLIK ORGANISASI

Pengertian Konflik

Konflik adalah segala macam interaksi pertentangan atau antogonistik antara dua atau lebih pihak.

Jenis-jenis Konflik
Jenis-jenis Konflik :
a. Konflik peranan yang terjadi didalam diri seseorang (person-role conflict)
b. Konflik antar peranan (inter-role conflict)
c. Konflik yang timbul karena seseorang harus memenuhi harapan beberapa orang (intesenderconflict)
d. Konflik yang timbul karena disampaikannya informasi yang  saling bertentangan (intrasender conflict)



Konflik antar individu-individu dan kelompok-kelompok

Hal ini seringkali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanan-tekanan
untuk mencapai konformitas, yang ditekankan kepada mereka oleh kelompok kerja
mereka.
Sebagai contoh dapat dikatakan bahwa seseorang individu dapat dihukum oleh
kelompok kerjanya karena ia tidak dapat mencapai norma-norma produktivitas
kelompok dimana ia berada. 


Konflik antara kelompok dalam organisasi yang sama  

Konflik ini merupakan tipe konflik yang banyak terjadi di dalam organisasiorganisasi. Konflik antar lini dan staf, pekerja dan pekerja – manajemen merupakan
dua macam bidang konflik antar kelompok.

 Konflik antara organisasi 

Contoh seperti di bidang ekonomi dimana Amerika Serikat dan negara-negara lain
dianggap sebagai bentuk konflik, dan konflik ini biasanya disebut dengan
persaingan.Konflik ini berdasarkan pengalaman ternyata telah menyebabkan
timbulnya pengembangan produk-produk baru, teknologi baru dan servis baru, harga
lebih rendah dan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien.

teori organisasi


Teori organisasi

1. TEORI ORGANISASI KLASIK

Teori ini disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas.

Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empat unsure pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal:
a.      Sistem kegiatan yang terkoordinasi
b.      Kelompok orang
c.       Kerjasama
d.    Kekuasaan & Kepemimpinan


TEORI BIROKRASI


Dikemukakan oleh “MAX WEBER” dalam buku “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism” dan “The Theory of Social and Economic Organization”.
Istilah BIROKRASI berasal dari kata LEGAL_RASIONAL:
“Legal” disebakan adanya wewenang dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas.  Sedangkan “Rasional”  karena adanya penetapan tujuan yang ingin dicapai.
Karekteristik-karekteristik birokrasi menurut Max Weber:
a.      Pembagian kerja
b.      Hirarki wewenang
c.      Program  rasional
d.      Sistem Prosedur
e.      Sistem Aturan hak kewajiban
f.      Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal

TEORI ADMINISTRASI
Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari Eropa  dan James D. Mooney, Allen Reily dari Amerika.

HENRY FAYOL (1841-1925): Seorang industrialis asal Perancis tahun 1916 menulis sebuah buku “Admistration industrtrielle et Generale” diterjemahkan dalam bahasa inggris 1926 dan baru dipublikasikan di amerika 1940.
14 Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori administrasi:
1.      Pembagian kerja
2.     Wewenang & tanggung jawab
3.    Disiplin
4.    Kesatuan perintah
5.    Kesatuan pengarahan
6.    Mendahulukan kepentingan umum
7.     Balas jasa
8.    Sentralisasi
9.    Rantai Skalar
10.      Aturan
11.      Keadilan
12.    Kelanggengan personalia
13.      Inisiatif
14.   Semangat korps

2.   TEORI NEOKLASIK
Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “Teori Hubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan teori merupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada  “pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”. 
3. TEORI MODERN
 Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan     dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa Sistem” atau “Teori Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neokalsi. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsure organisasi sebagai satu kesatuan  yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan system terbuka yang berkaitan dengan lingkunngan dan apabila ingin survivel atau dapat bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.

PENGERTIAN ORGANISASI

Organisasi adalah kumpulan satu orang atau lebih yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan.

 Sedangkan dari beberapa pendapat berbeda-beda mengenai organisasi menurut para ahli, yaitu :


1. Organisasi Menurut Stoner
            Organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan manajer mengejar tujuan bersama.

2. Organisasi Menurut James D. Mooney
            Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.

3. Organisasi Menurut Chester I. Bernard
            Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

4. Organisasi Menurut Paul Preston dan Thomas Zimmerer
            Mengatakan bahwa “Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.”.

Kamis, 03 Maret 2011

stack

Pengertian Stack/Tumpukan
       Stack/Tumpukan adalah bentuk khusus dari list linear. Pada stack, penghapusan serta pemasukan elemennya hanya dapat dilakukan pada satu posisi, yakni posisi akhir dari list. Posisi ini disebut puncak atau Top dari stack. Elemen stack S pada posisi ini dinyatakan dengan TOP(S).
       Jelasnya, bila stack S = [A, B, C, D, E], maka TOP(S) adalah E. banyaknya elemen pada stack S pada suatu saat tertentu biasa kita sebut sebagai NOEL(S). Jadi untuk stack diatas NOEL(S) = 5.
       Seperti halnya link list, pada stack juga terdapat operasi penghapusan dan pemasukkan elemen list. Operator penghapusan pada stack kita kenal dengan nama POP, sedangkan operator pemasukkan elemen disebut PUSH. Berikut ini merupakan ilustrasi dari penggunaan operator-operator diatas yang dimulai dari sebuah stack S kosong,
S = [ ].

 Pada dasarnya kita tidak membatasi berapa banyak elemen yang dapat masuk ke dalam stack apalagi jika kita menggunakan tipe data link list yang tidak mempunyai batas, tetapi jika kita menggunakan tipe data Array jumlah elemen yang dapat masuk ke dalam stack dibatasi tergantung dari batas atas array (upper bound). Hal ini akan menyebabkan adanya kondisi Overflow pada stack jika kita mencoba melakukan operasi PUSH pada stack yang sudah penuh. Atau juga akan terjadi kondisi Underflow pada stack jika kita mencoba unruk melakukan operasi POP pada stack yang kosong. Pada praktikum ini kita akan mencoba mengimplementasikan stack dari link list tapi yang mempunyai batasan agar kondisi overflow dan underflow dapat diterapkan.

Deklarasi Stack Dalam Link List
Pendeklarasian Stack di dalam link list sama seperti kita mendeklarasikan link list. Menggunakan pointer sebagai variabel yang menunjuk ke elemen Stack selanjutnya.

Deklarasi Stack menggunakan Linked List di dalam Pascal :
Type
Stack        =        ^Simpul
Simpul        =        Record
                               Info : Char;
                               Next : Stack;
                       End;
Var
Head, Tail : Stack;
Max : Byte;

Link list yang kita gunakan ialah jenis Header Single Link List. Kita menggunakan jenis link list ini karena pada bagian header dapat kita manfaatkan untuk menyimpan informasi mengenai banyaknya elemen dalam stack (NOEL(S)). Selain itu jika kita menggunakan posisi Head,  operasi POP yang akan dilakukan pada posisi Head akan menyebabkan timbul kondisi UNDERFLOW demikian juga jika kita melakukan operasi PUSH pada posisi Tail akan menyebabkan kondisi OVERFLOW.

Operasi Pada Stack
Terdapat empat operasi pada Stack, yakni CREATE(Stack), ISEMPTY(Stack), PUSH(Elemen,Stack) dan POP(Stack). 

CREATE(Stack)
       Operator ini menyebabkan Stack menjadi suatu Stack hampa. Jika terdapat operasi NOEL(CREATE(S)) hasilnya adalah 0 dan TOP(CREATE(S)) hasilnya adalah tidak terdefinisi.